Tas Louis Vuitton Damier Canvas Belem MM Tas Louis Vuitton Damier Canvas Belem MM

Louivuittonoutlet.net – Elegan, feminim, dan sangat praktis, MM Belem di kanvas Damier adalah tambahan yang sangat apik untuk pakaian modern. Dua kantong luar untuk kunci, ponsel, atau barang-barang kecil lainnya menambah kenyamanan, sementara bentuknya yang bulat membuat siluet yang elegan.

Dengan bentuk dan desain yang unik, tas Louis Vuitton Belem MM ini pasti akan menjadi showstopper. Fitur ini menampilkan eksterior kanvas Damier Ebene khas Louis Vuitton dengan trim kulit coklat tua dan tali bahu. Itu juga beraksen dengan gesper nada emas di tali, dan dua kantong samping di bagian luar.

Diperkirakan harga eceran $ 1.600 atau setara dengan Rp. 22,824,604.
Gender: Perempuan
Warna : Coklat
Termasuk : Dustbag Asli, Info Booklet
Ukuran : Lebar: 11 CM, Tinggi: 23 CM, Panjang: 33 CM
Handle Drop : 21 CM
Bahan Eksterior : Kanvas
Bahan Interior : Kain

Baca Juga : Asal Mula Monogram Louis Vuitton

Tas Belem MM Louis Vuitton Damier Canvas yang unik dan melengkung ini cocok untuk Anda. Ini fitur desain terstruktur ramping dan dua kantong luar untuk menambah kenyamanan. Tas MM ini adalah ukuran yang lebih besar dari keluarga Belem dan memiliki kapasitas untuk menampung semua kebutuhan feminin Anda dan pasti tidak akan mengganggu gaya Anda. Harga eceran terakhir yang diketahui adalah $ 1560.

Kanvas asli Louis Vuitton Damier awalnya dibuat pada tahun 1888 dan diluncurkan kembali pada tahun 1996 dengan seluruh koleksi tas tangan dan barang-barang kulit kecil. Pola geometris yang unik dan keanggunan yang bersahaja menjadikannya koleksi klasik dan abadi LV.
Sudut bawah menunjukkan menggosok dan memudar ke kanvas Damier Ebene. Pipa kulit menunjukkan lecet dan tanda-tanda aus. Perangkat keras memiliki goresan permukaan di seluruh. Pegangan menunjukkan tanda-tanda cahaya aus dan kusut, dengan tanda-tanda samar aus di sepanjang tepi. Interior menunjukkan tanda-tanda cahaya aus di seluruh interior tetapi tidak memiliki noda yang signifikan. Interiornya juga memiliki aroma parfum yang sangat redup.

Asal Mula Monogram Louis Vuitton Asal Mula Monogram Louis Vuitton

Louivuittonoutlet.net – Beberapa tahun yang lalu, merek fashion terkemuka asal Prancis, Louis Vuitton memberi kejutan pada pecinta mode dengan penunjukkan desainer muda Virgil Abloh sebagai Men’s Wear Artistic Director Louis Vuitton yang baru menggantikan Kim Jones.

Seperti para pendahulunya, Virgil akan mendapatkan ‘tugas’ menarik untuk menafsirkan logo Louis Vuitton berusia 122 tahun ini dalam desain-desainnya. Sebuah logo yang kerap disebut sebagai monogram itu terdiri dari huruf L dan V yang saling bertautan, pola bunga dengan empat kelopak, dan pola organic bergaya trefoil. Monogram yang terinspirasi dari perpaduan gaya Jepang dan desain oriental pada era Victoria ini seringkali menjadi simbol ‘kelas’ dalam lingkungan sosial.

Monogram pertama kali diperkenalkan pada 1896 oleh Georges Vuitton, anak dari Louis Vuitton. Dilansir Vogue, hal ini dilakukan untuk memberikan hak paten, juga memberikan identitas dari bisnis tas mewah tersebut.

Menjadi salah satu logo paling terkenal dan paling bergengsi di dunia, pasti Anda ingin tahu sejarah di balik monogram Louis Vuitton.

1854 – Louis Vuitton menciptakan suatu bisnis yang berfokus pada jual beli koper. Bahkan, koper lansiran Louis Vuitton ini sudah dianggap menjadi simbol status sosial pada masanya.

1896 – Pola monogram Louis Vuitton mulai diperkenalkan.

1950 – 1960 – Koper ini menjadi hot item di kalangan selebriti dunia. Salah satunya, Anna Magnani, aktris terkenal pada tahun 1920-an asal Italia yang selalu membawa lebih dari 3 koper LV untuk berlibur.

1960 – 1970 – Kepopuleran koper Louis Vuitton dengan monogram khasnya, diikuti dengan peluncuran berbagai koleksi tas tangan mewah. Mulai dari model Speedy, Neonoe, hingga Bucket, menjadi item yang diincar para wanita.

1997 – Marc Jacobs menjadi Creative Director LV. Ia meluncurkan monogram terbaru yang diberi nama Vernis Collection, koleksi populer yang digunakan oleh Naomi Campbell dan Kate Moss.

2003 – Marc Jacobs memperkenalkan gaya monogram lainnya, hasil kolaborasi dengan seniman Takashi Murakami. Desainnya memiliki warna dasar putih yang dipadukan dengan logo warna-warni.

2004 – 2005 – Kolaborasi dengan Murakami masih berlanjut dan menciptakan sebuah koleksi dipadukan gambar buah ceri.

2007 – Marc Jacobs memperkenalkan monogram pada tas berbahan denim.

2010 – Monogram tak lagi hanya digunakan pada tas, namun juga mulai terlihat di produk lainnya seperti pakaian, dompet, casing, boots dan topi.

2014 – Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-160 Louis Vuitton, rumah mode asal Prancis ini berkolaborasi dengan enam desainer dan seniman untuk mendesain tas bermotif monogram klasik LV. Tokoh-tokoh tersebut antara lain: Karl Lagerfeld, Frank Gehry, Cindy Sherman, Marc Newson, Christian Louboutin, dan Rei Kawakubo.

2015 – Muncul tas bermodel trunk ikonis Louis Vuitton berukuran kecil yang dihiasi dengan pola monogram klasiknya.

2017 – Kim Jones meluncurkan monogram hasil kolaborasi dengan Supreme.